Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga di Tengah Wabah Corona

Melihat fenomena virus corona ini, sejumlah masyarakat langsung panik dengan menyerbu pasar dan
swalayan untuk membeli barang atau makanan dengan tidak wajar (menimbun kebutuhan secara
berlebihan). Seharusnya masyarakat lebih tenang jangan terlalu panik dalam menyikapi kondisi seperti
ini. Pasti kegiatan di luar sangat jarang di lakukan sehingga manajemen keuangan atau pemasukan
sangat tipis, dan perekonomian Indonesia memang sedang diuji, sehingga harus bisa membuat
manajemen keuangan yang baik khususnya mengenai keuangan rumah tangga. Mengatur keuangan
sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini, untuk sekarang ini lebih baik melakukan transaksi
dengan cara nontunai dan meminimalisir penggunaan uang fisik.

Ada banyak antisipasi yang perlu kita siapkan untuk menyikapi gejolak perekonomian saat ini antara lain :

1. Evaluasi Sumber Penghasilan
Situasi saat ini hampir semua pekerjaan berdampak dengan penghasilan yang didapat, sehingga
anggaran rumah tangga wajib untuk di evaluasi.
2. Hitung Ulang Bujet Rumah Tangga
Mengevaluasi anggaran rumah tangga seperti menghitung ulang kenaikan biaya berasal dari pos
mana.
3. Perbesar Saldo Dana Darurat
Kemudian prioritaskan untuk memperkokoh likuiditas uang tunai yang kita miliki. Yang biasanya
hanya sekitar 10% dari penghasilan , sebaiknya tiga kali dari pengeluaran rutin bulanan.
4. Prioritaskan Pos Kesehatan
Anggaran pos kesehatan bisa digunakan untuk memberli bahan makanan , minuman dan
suplemen untuk menjaga imunitas.
5. Hindari Pembelian Barang Konsumsi dengan Pinjaman
Berbelanja atau melakukan pembelian bukan prioritas utama untuk saat ini. Apalagi
pembeliannya dengan cara kredit. Hindari pembelian ini agar tidak ada tambahan pengeluaran
cicilan selain cicilan wajib.

Leave comment